Contoh Aplikasi Data Streaming: Lightstreamer

2 07 2008

Lightstreamer adalah salah satu contoh Streaming Engine, yang telah dioptimalisasi untuk mendistribusikan Data Text secara Real time lewat koneksi HTTP yang berbasis pada paradigma Publish dan subcribe.

Feature-Feature

  • Bandwidth dan Frequency Control
  • Adaptive streaming
  • Scalability

Cara Kerja

Lightstreamer server diimplementasi dalam Java dan diintegrasikan dengan data feed yang dilakukan dengan memodifikasi Java Adapters atau .NET Adapters. Maka dari itu, system ini akan selalu terbuka terhadap masukan dari sumber manapun secara realtime. Lightstreamer server bukan menggantikan web server, tapi server lightstreamer berada disamping web server dalam DMZ. (Web server mengirimkan bagian statis dari halaman web, sedangkan lightstreamer server mengirimkan update data, seperti gambar dibawah ini).

 





PARADIGMA APLIKASI WEB

2 07 2008

Terdapat berbagai macam paradigma aplikasi web yang ada saat ini, diantaranya adalah Traditional Web Aplication, Classic Ajax Aplication, Smart Ajax Aplication, dan Streaming Ajax Aplication. Namun, salah satu paradigma yang sedang berkembang dan sedang kami explore adalah Streaming Ajax Aplication.

Streaming AJAX Aplication

Konsep Streaming AJAX Aplication adalah paradigm dimana push/streaming dimungkinkan dalam infrastruktur web yang sangat sederhana sekalipun. Dalam model ini, pengiriman data benar-benar dilakukan secara asynchronous, baik dari server ke browser maupun dari browser ke user interfacenya. Hasilnya adalah frekuensi update yang sangat tinggi, dengan latensi dan bandwith rendah, yang membawa pada system yang benar-benar real-time. Paradigma ini diimplementasi dalam koneksi permanen dari browser ke server, pada server yang memungkinkan untuk mengirimkan pesan asynchronous, diadopsi mekanisme publish/subscribe. Ketika browser menerima update lewat fungsi callback dari JavaScript, beberapa kode dieksekusi untuk mengupdate document object model (DOM) dari suatu halaman secara real-time, untuk menggambarkan perubahan data. Seringkali beberapa efek grafis diterapkan untuk menarik perhatian user pada perubahan nilai tersebut. Hal ini bahkan memungkinkan untuk membuat live streaming chart pada jendela browser dengan hanya menggunakan HTML dan JavaScript murni.

Paradigma lain mengenai web beserta perbandingannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini.





Protokol Data Streaming

2 07 2008
  • User Datagram Protocol (UDP)

UDP – User Datagram Protocol merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.

  • Real-time Transport Protocol (or RTP)

RTP – Real Time Transport Protocol (RFC 1889) adalah suatu standard untuk mengirimkan data multimedia secara real-time, bergantung pada protokol Transport. RTP Berjalan diatas UDP tapi bisa juga diatas protokol lain

  • Real-time Transport Control Protocol (RTCP)

RTCP – Real-Time Control Protocol adalah Protocol QoS (Quality of Service) untuk menjamin kualitas streaming. RTCP Merupakan bagian pengkontrolan paket data pada RTP

  • Real Time Streaming Protocol (RTSP)

RTSP – Real-Time Streaming Protocol (RFC 2326) digunakan oleh program streaming multimedia untuk mengatur pengiriman data secara real-time, tidak bergantung pada protokol Transport. Metode yang ada pada RTSP adalah: PLAY, SETUP, RECORD, PAUSE dan TEARDOWN. Biasanya digunakan pada Video on Demand.

lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia9.pdf





STREAMING dan DATA STREAMING

2 07 2008

Secara bahasa STREAMING artinya aliran sungai. Proses streaming bisa diibaratkan seperti aliran air di sungai yang tak pernah terputus kecuali jika sumber mata airnya mengering. Seperti aliran air di sungai, aliran data streaming dilakukan tanpa ada interupsi dan dilakukan secara terus-menerus sehingga datanya habis, artinya telah selesai dikirim dan ditampilkan dalam PC pengguna.

Dalam dunia Internet, streaming lebih mengacu kepada sebuah teknologi yang mampu mengkompresi atau menyusutkan ukuran file audio dan video agar mudah ditransfer melalui jaringan Internet. Pentransferan file audio dan video tersebut dilakukan secara “stream”, alias terus-menerus. Darisudut pandang prosesnya, streaming berarti sebuah teknologi pengiriman file dari server ke client melalui jaringan packet-based semisal Internet. File tersebut berupa serangkaian paket time-stamped yangdisebut stream. Sedangkan dari sudut pandang pengguna, streaming adalah teknologi yang memungkinkan suatu file dapat segera dijalankan tanpa harus menunggu selesai didownload seluruhnya dan terus “mengalir” tanpaada interupsi.

Data steraming merupakan sebuah proses pengiriman data secara terus menerus. Proses pengiriman data dilakukan secara broadcast melalui internet untuk ditampilkan oleh aplikasi streaming pada PC (klien). Paket-paket data yang dikirimkan telah dikompresi untuk memudahkan pengirimannya melalui Internet.